|
|
PERCOBAAN 5
RANGKAIAN KONTROL AKTUATOR
DISUSUN OLEH :
KELOMPOK 1
1. Sertu Tony Giant Nc. Nosis 20190441-E
2. Sertu Acep Nana Komara Nosis 20190442-E
3. Sertu Masrury Priyono Nosis 20190443-E
4. Sertu Tommy Wilmar Fehr Nosis 20190444-E
5. Sertu Moh. Fredy Setiawan Nosis 20190445-E
BATU, AGUSTUS 2021
PERCOBAAN 5
RB RANGKAIAN KONTROL AKTUATOR
1. Tujuan : Agar Bamasis Mampu Membuat Rangkaian Kontrol Aktuator.
2. Alat Dan Bahan :
A. Relay
B. Motor Dc
C. Lampu
D. Rangkaian Dtmf
E. Rangkaian Multiplexer 4 To 16
F. Live Wire Dan Program DelphI
3. Teori :
A. Jelaskan Tentang Aktuator
Jawab : Aktuator adalah sebuah peralatan mekanis untuk menggerakkan atau mengontrol sebuah mekanisme atau sistem. Aktuator diaktifkan dengan menggunakan lengan mekanis yang biasanya digerakkan oleh motor listrik, yang dikendalikan oleh media pengontrol otomatis yang terprogram di antaranya mikrokontroler. Aktuator adalah elemen yang mengkonversikan besaran listrik analog menjadi besaran lainnya misalnya kecepatan putaran dan merupakan perangkat elektromagnetik yang menghasilkan daya gerakan sehingga dapat menghasilkan gerakan pada robot.
B. Jelaskan Tentang Relay 4 Kaki Dan 5 Kaki
Jawab :
Ø Relay 4 kaki, relay yang menjadi dasar relay ini dipakai pada rangkaian kelistrikan beban tunggal seperti klakson dan foglamp. relay ini memiliki kontrol power dari terminal 85 untuk mengatur kapan relay hidup.
Ø Relay 5 kaki, relay ini juga sebenarnya sama seperti relay 4 kaki hanya saja ada terminal 87a sebagai output kedua, dengan kata lain ada dua buah output pada relay ini. Hal itu memungkinkan suatu rangkaian dengan beban ganda bisa dijalankan melalui satu relay. Contoh relay ini ada pada rangkaian headlam (low and High), dan Stop lamp (tail and Brake).
C. Jelaskan Tentang Switching Transistor Npn Dan Relay
Jawab : Transistor NPN. Rangkaian diatas menyerupai rangkaian Common Emitter yang kami lihat pada tutorial sebelumnya. Perbedaannya kali ini adalah bahwa untuk mengoperasikan transistor sebagai sakelar, transistor perlu dimatikan sepenuhnya "OFF" (cut-off) atau sepenuhnya "ON" (saturasi). fungsi yang diaplikasikan adalah sebagai pe Pada transistor PNP, transistor menjadi ON jika basis diberi negatif dan OFF jika diberi positif, sebaliknya pada transistor NPN, transistor menjadi ON jika basis diberi positif dan OFF jika diberi negatif.
D. Jelaskan Tentang Motor DC 5A 12v
Jawab : Rangkaian Power Supply adalah sirkuit yang berfungsi menurunkan tegangan pada level tertentu untuk menyuplai berbagai piranti elektronik. Salah satu Power Supply yang paling sering digunakan adalah yang mempunyai tegangan Output 12 Volt DC. Power Supply atau bahasa Indonesianya catu daya sering juga disebut sebagai Adaptor. Adaptor yang sering digunakan adalah adaptor 12V. Tegangan 12V banyak dipakai karena sangat Ideal untuk menjalankan piranti elektronis seperti LED, Motor DC dan Relay. Selain itu tegangan 12V juga bisa dikonversi ke tegangan yang lebih kecil yaitu 9V dan 5V menggunakan Voltage Converter.
E. Jelaskan Tentang Lampu Tl 220 V 5 Watt
Jawab : Lampu TL (Fluorescent Lamp) adalah lampu listrik yang memanfaatkan gas NEON dan lapisan Fluorescent sebagai pemendar cahaya pada saat dialiri arus listrik. Tabung lampu TL ini diisi oleh semacam gas yang pada saat elektrodanya mendapat tegangan tinggi gas ini akan terionisasi sehingga menyebabkan elektron-elektron pada gas tersebut bergerak dan memendarkan lapisan fluorescent pada lapisan tabung lampu TL. Ketika tegangan AC 220 volt di hubungkan ke satu set lampu TL maka tegangan diujung-ujung starter sudah cukup utuk menyebabkan gas neon didalam tabung starter untuk panas (terionisasi) sehingga menyebabkan starter yang kondisi normalnya adalah normally open ini akan ‘closed’ sehingga gas neon di dalamnya dingin (deionisasi) dan dalam kondisi starter ‘closed’ ini terdapat aliran arus yang memanaskan filamen tabung lampu TL sehingga gas yang terdapat didalam tabung lampu TL ini terionisasi.
F. Jelaskan Tentang Rangkaian Dtmf Dekoder
Jawab : Dual Tone Multiple Frequency (DTMF) adalah Teknik mengirimkan angka angka pembentuk nomor telpon yang di-kode-kan dengan 2 nada yang dipilih dari 8 buah frekuensi yang sudah ditentukan. 8 frekuensi tersebut adalah 697 Hz, 770 Hz, 852 Hz, 941 Hz, 1209 Hz, 1336 Hz, 1477 Hz dan 1633 Hz Teknik DTMF meskipun mempunyai banyak keunggulan dibanding dengan cara memutar piringan angka. Alat pengirim kode DTMF merupakan 8 rangkaian oscilator yang masing-masing membangkitkan frekuensi, ditambah dengan rangkaian pencampur frekuensi untuk mengirimkan 2 nada yang terpilih.
G. Jelaskan Tentang Rangkaian Multiplexer 4 To 16
Jawab : Multiplexer adalah suatu rangkaian yang mempunyai banyak input dan hanya mempunyai satu output. Dengan menggunakan selector, dapat dipilih salah satu inputnya untuk dijadikan output. Sehingga dapat dikatakan bahwa multiplexer ini mempunyai n-input, m-selector , dan 1 output. Biasanya jumlah inputnya adalah 2m selectornya.
H. Jelaskan Tentang Sndplaysound Pada Delphi
Jawab : yaitu untuk memainkan suara bentuk gelombang yang ditentukan baik oleh nama file atau dengan entri di registri atau WIN. Fungsi ini menawarkan subset dari fungsi PlaySound; sndPlaySound sedang dipertahankan untuk kompatibilitas mundur. Untuk memutar suara WAV, Anda dapat menggunakan objek TMediaPlayer, tetapi jika Anda menginginkan sesuatu dengan cepat, cara termudah adalah memanggil fungsi API sndPlaySound (dinyatakan dalam unit mmsystem).
4. Langkah Percobaan.
A. Buat Rangkaian Switching Relay Menggunakan Livewire
1) Penyiapan alat dan komponen yang akan digunakan untuk percobaan.
2) Melaksanakan Pembuatan rangkaian; dan
3) Melaksanakan Percobaan dengan aplikasi Livewire.
Gambar 1. Rangkaian pada saat Switch 1 di tekan motor memutar ke kanan
Gambar 2. Rangkaian pada saat Switch 1 di tekan motor memutar ke kanan
B. Buat Program Delphi Sebagai Pengontrol Aktuator
Gambar 3. Tampilan pertama pada saat pembuatan coding embarcadero/delphi 7.
Gambar 4. Tampilan pada saat di RUN / PLAY.
Coding embarcadero/Delphi 7 :
unit Unit1;
interface
uses
Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
Dialogs, StdCtrls, jpeg, ExtCtrls, MMsystem;
type
TForm1 = class(TForm)
Image1: TImage;
Label1: TLabel;
Button1: TButton;
Button2: TButton;
Button3: TButton;
Button4: TButton;
Label2: TLabel;
Label3: TLabel;
Label4: TLabel;
Label5: TLabel;
Label6: TLabel;
Label7: TLabel;
Label8: TLabel;
Label9: TLabel;
Label10: TLabel;
procedure Button1Click(Sender: TObject);
procedure Button2Click(Sender: TObject);
procedure Button3Click(Sender: TObject);
procedure Button4Click(Sender: TObject);
private
{ Private declarations }
public
{ Public declarations }
end;
var
Form1: TForm1;
implementation
{$R *.dfm}
procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
SndPlaysound('D:\DTMF\D2.wav',SND_NODEFAULT or SND_ASYNC);
end;
procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
begin
SndPlaySound('D:\DTMF\D3.wav',SND_NODEFAULT or SND_ASYNC);
end;
procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject);
begin
SndPlaySound('D:\DTMF\D4.wav',SND_NODEFAULT or SND_ASYNC);
end;
procedure TForm1.Button4Click(Sender: TObject);
begin
SndPlaySound('D:\DTMF\Do.wav',SND_NODEFAULT or SND_ASYNC);
end;
end.
5. Analisa :
B. Tentang Penggunaan Sndplaysound File Dtmf Untuk Menggerakkan Aktuator Fungsi ini menawarkan subset dari fungsi PlaySound; sndPlaySound sedang dipertahankan untuk kompatibilitas mundur. Untuk memutar suara WAV, Anda dapat menggunakan objek TMediaPlayer, tetapi jika Anda menginginkan sesuatu dengan cepat, cara termudah adalah memanggil fungsi API sndPlaySound (dinyatakan dalam unit mmsystem).
6. Kesimpulan Dan Saran :
A. Kesimpulan Dari Sistem Kontrol Aktuator yaitu sistem remote kontrol aktuator menggunakan sinyal DTMF, fitur DTMF pada perangkat selular cukup akurat dan reliable untuk mengendalikan aktuator secara konsisten dan realtime. Dalam rangkaian ini, solusi mikrokontroler dianggap lebih tepat dibandingkan solusi IC TTL karena memungkinkan kita membentuk algoritma yang cukup kompleks serta keperluan responsifitas kontrol yang tidak terlalu kritis. Dengan sistem yang sama, jumlah item yang dapat dikontrol masih dapat dikembangkan menjadi delapan
B. Saran (Untuk Tugas Akhir) yaitu agar pembuatan Sistem kontrol pada suatu alat dengan baik dan diharapkan untuk lebih mengambangkan lagi kreativitas dalam bidang pemrogaman guna mendukung wawasan untuk persiapan menghadapi Tugas Akhir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar